Niat menuntut ilmu
May 24, 2007 at 9:17 am (Du'a)



“Aku berniat belajar dan mengajar dan mengingati dan mengingatkan dan mengambil manfa’at dan terima dan menerima, dan menggalakkan untuk berpegang teguh dgn kitab Allah yang Maha Perkasa dan sunnah-sunnah RasulNya, dan memohon demi untuk diberi puteunjuk dan hidayah kpd kebaikan dan mengharapkan keredhaan Allah dan mendekatkan diri kepadaNya dan mendapatkan pahala dariNya.”
Da’wah for Dummies
May 18, 2007 at 10:30 am (Da'wah)
Da’wah Definition
-
Literally means: call, invitation
-
Islamically has two levels:
1-To invite people to be good and do good deeds (Islamic behaviours)
2-To invite people to believe in Allah (Islamic belief)
Who to do da’wah?
It is compulsory upon all Muslims.Different type of dakwah to different type of people, according to each level of knowledge.Dakwah is NOT the sole responsibility of ulama and asatizah.
why we need to da’wah?
1-Surah Al-Haj, verse 67: Invite them to your Lord.
2- Hadith Bukhari: The religion is an advise. For the sake of Allah and His Prophet, to the leaders and to the general public.
3- There is no specific clause that dakwah is limited to the ulama and asatizah only
Target Group?
-
Need to determine who are our target groups.
-
Criterion for selection:
1-Realise our level of knowledge
2-Our comfort level
3-Our connectivity to the target group
4-Our estimated success rate
Target Group-Muslims
What to look for:
-
Level of Islamic knowledge
-
Level of awareness
-
Internal urge to change for the better
-
Tedency to do mischief
How to do da’wah?
- Basic guideline:
125. Invite to the Way of your Lord with wisdom and fair preaching, and argue with them in a way that is better. Truly, your Lord knows best who has gone astray from His Path, and He is the Best Aware of those who are guided.
126. And if you punish then punish them with the like of that with which you were afflicted. But if you endure patiently, verily, it is better for the patient ones.
127. And endure you patiently, your patience is not but from Allâh. And grieve not over them and be not distressed because of what they plot. (Surah An-Nahl)
Modes of Da’wah
-
Dakwah bil-lisan (verbal dakwah)
-
Dakwah bil-hal (behavioral dakwah)
Channels of Da’wah
Through the mind:
-
Logical deduction
-
Sufficient evidences
-
Theological
Through the heart:
-
Good behaviour
-
Universal moral values
-
Theological
The Don’ts for Da’wah
-
Don’t highlight the differences of ulama on jurisprudic points
-
Don’t scare people away
-
Don’t start with the more difficult aspect of Islam
-
Don’t politicized Islam
-
Don’t make Islam racial
**By Ustaz Firdaus Yahya (one of the lectures from D-Talk)
Selamat malam
May 18, 2007 at 3:17 am (MuT|aRa KaTa)
Jadikanlah wudhu’ sebagai selubung yang meliputimu ketika tidur
dan ayat kursi sebagai irama yang mengiringimu sewaktu lena

Bujhuu de~~ hehe.. Cute laa!
Lillah
May 18, 2007 at 3:13 am (MuT|aRa KaTa)
Dalam kesakitan teruji kesabaran..
Dalam perjuangan teruji keikhlasan..
Dalam ukhuwwah teruji ketulusan..
Dalam tawakkal teruji keyakinan..
Hidup ini amat indah jika segalanya kerana Allah..

Kecantikan abadi
May 18, 2007 at 3:10 am (MuT|aRa KaTa, MusL|maH, PosTer)
Seorang pendeta dan seorang pemuda
May 17, 2007 at 10:58 am (K|saH2)
Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampong tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula ia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, si pendeta agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. ” Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun, pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan
mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.
Pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.”Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silakan! Sang pendeta pun mulai bertanya,
- Sebutkan satu yang tiada duanya,
- dua yang tiada tiganya
- tiga yang tiada empatnya
- empat yang tiada limanya
- lima yang tiada enamnya
- enam yang tiada tujuhnya
- tujuh yang tiada delapannya
- delapan yang tiada sembilannya
- sembilan yang tiada sepuluhnya
- sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh
- sebelas yang tiada dua belasnya
- dua belas yang tiada tiga belasnya
- tiga belas yang tiada empat belasnya
- Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
- Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
- Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
- Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
- Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
- Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
- Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
- Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
- Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?”
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca bismalah ia berkata,
- Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
- Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).
- Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
- Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
- Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
- Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.
- Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).
- Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, “Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).
- Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
- Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).
- Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .
- Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).
- Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
- Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT ber-firman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.” (At-Takwir: 18).
- Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
- Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaan terhadap kamu semua.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Yusuf:98)
- Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).
- Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
- Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).
- Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
- Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT? “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).
- Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh pendeta. Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?” mendengar pertanyaan itu lidah pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak. Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!” Pendeta tersebut berkata, “Sesungguh aku tahu jawapan nya, namun aku takut kalian marah.” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.
” Pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: Asyhadu An La IlahaIllallah Wa Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah.” Lantas pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.**
Subhanallah =)
** Kisah nyata ini diambil dari Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah melalui internet, www.gesah.net
3 things which are true
May 17, 2007 at 7:49 am (Hadith)
Allah`s Messenger (Blessings & peace be upon him) said, “There are three things which I swear to be true, and I ask you to memorize them.
1. a man`s property does not decrease on account of sadaqah (giving charity);
2. that when a man is wronged and bears it patiently, Allah will give him greater honour on that account;
3. and that when a man opens a door towards begging Allah opens for him a door towards poverty.”
Al-Tirmidhi Hadith 5287Narrated by Abu Kabshah al-Anmari
Siksa tinggalkan sembahyang fardhu
May 17, 2007 at 1:56 am (H|kmaH)
SIKSA TINGGALKAN SEMBAHYANG FARDHU
Yeah.. bukan senang nak jaga solat lima waktu walaupun ianya hanya 5 kali dlm sehari.. Namun, kuatkan hati, berazam supaye kite seme bole laksanakan.. n as we noe, bile kiter seme dibangkitkan kelak pade hari kiamat, kewajipan solat yang akan disoal Allah dahulu..
*Meninggalkan fardhu Isyak: Allah tidak redha ia hidup di bumi-Nya dan menggesa ia mencari bumi yang lain.
*Meninggalkan fardhu Asar: Dosa orang yang meninggalkan sembahyang fardhu Asar seperti membunuh 1,000 orang Islam.
*Meninggalkan fardhu Zohor: Dosanya seperti ia meruntuhkan Kaabah.
*Meninggalkan fardhu Maghrib: Dosa orang yang meninggalkan fardhu Maghrib sama seperti ia berzina dengan ibunya (jika lelaki) atau berzina dengan bapanya (jika perempuan).
*Meninggalkan fardhu Subuh: Orang yang meninggalkan fardhu Subuh akan disiksa selama 60 tahun di dalam neraka.
Qurrata a’yun
May 16, 2007 at 1:35 am (Du'a)
19. Our Lord! Grant that our spouses and our offspring be a comfort to our eyes, and give us the grace to lead those who are conscious of You. (25:74)

